Coincidence?

Sesuatu terjadi karena kebetulan?

Hari ini adalah hari raya Paskah buat umat nasrani. Gw merayakan Paskah dengan ikut misa di gereja St. Theresia bareng 2 orang teman gw, Christine dan Dyana. Kami ikut misa ekspat dimana isinya bule-bule dan asians yang kerja di Indonesia. Awalnya sih pengen ikut misa pagi, tapi karena masih ngantuk, kita sepakat untuk ikut misa ekspat aja yang jadwalnya lebih manusiawi #eh (buat pemalas). Walaupun gak terlalu ngerti karena dibawakan dalam english, kita mengikutinya dengan hikmat.

Oke, lanjut ke main topic. Setelah beres misa, kami langsung pulang (awalnya pengen makan pizza bareng). Gw bareng Dyana naik Trans Jakarta, sedangkan Christine harus ke Sarinah dulu. Kami langsung menuju halte dan tak lama kemudian bus warna oranye tiba. Tanpa basa basi gw dan Dyana langsung naik. Ketika sampai halte HI, Dyana turun sedangkan gw lanjut. Biar gak bosan, gw cek timeline di twitter. Hehe.

Tiba-tiba gw merasa aneh karena pemandangan luar bus agak berbeda. Benar saja, gw salah naik bus. Bus yang gw tumpangi arahnya ke Ragunan. Kesal juga sih kenapa si petugasnya gak ngasih tau, tapi mau diapalagi, keep calm. Toh ntar tinggal ganti bus dan kembali ke halte dukuh atas. Continue reading “Coincidence?”

My Picture (1)

Foto ini gw ambil ketika di kantor salah satu klien di bilangan Harmoni. Viewnya menghadap pantai dan pelabuhan, namun tidak cukup jelas. Paling suka nongkrong disini kalau lagi nunggunin orang IT atau sekedar menghilangkan stress karena kerjaan. #galau Apalagi saat hujan. :P

 

 

SPT

Sebagai warga negara yang baik, gw harus melaporkan pajak gw selama tahun 2012 dan juga kekayaan yang tidak seberapa ke negara. Hari ini gw bareng teman menyempatkan diri untuk mengurus penyerahan SPT ke bagian perpajakan.

Lokasi yang gw pilih sebenarnya di plaza bapindo, namun ketika sampai di sana ternyata dropboxnya sudah tutup, kemarin adalah hari terakhir, jadi pindah ke gedung sebelah, gedung sumitmas. Oh iya, drop box itu adalah fasilitas yang disediakan oleh pemerintah untuk menyerahkan SPT di lokasi tertentu tanpa harus ke kantor pajak. Biasanya di mal-mal atau kantaor-kantor yang strategis.

Mencari lokasi dropbox tidaklah mudah. Gw sendiri dapat informasi dari twitter. Di web kantor pajak tidak ada detail mengenai lokasi. Inilah salah satu kekurangan web pemerintah, kadang kurang informatif dan interfacenya sangat tidak menarik.  Continue reading “SPT”

Wednesday

Wednesday is the most hectic day yet the most solemn weekday

Setidaknya bagi gw. Tidak tau kenapa, semua problem di kerjaan terjadi dan harus dibereskan ketika hari rabu. Kebetulan? Jadi kalau hari rabu itu kalau tidak meeting di kantor gw pasti ijin ngerjain problem atau development di luar kantor, dan itu mengambil waktu yang tidak sedikit. Kadang sampai jam 9 malam. Yah, dengan kemampuan gw yang masih anak bawang ini, analisa gw belum bisa untuk meyelesaikannya dengan instan. Jadi tetap butuh bantuan dari senior. Continue reading “Wednesday”

The Power of Mass Media

 

Gw tidak tertarik dengan pertanyaan paling bawah, alasannya? karena pada jaman itu siapa yang berani ‘bersuara’?

Jaman sekarang siapa sih yang tidak tau mengenai keadaan politik di negri ini? bahkan krisis di eropa sana dapat kita ketahui dengan mudah, hanya sejauh gerakan jempol bermain diatas gadget masing-masing. Gw yang gak punya tipi *hiks masih bisa update berita lewat internet. Biasanya pas sampai di kantor pagi-pagi, gw menyempatkan diri untuk membuka kompas.com sekedar untuk melihat headline news hari ini. Selain itu, gw juga ngefollow beberapa akun berbau politik di twitter, ini lebih efektif karena kita dapat poin2nya aja. Namun, karena kemudahan inilah yang bisa menjadi  pedang bermata dua.

Pernah tidak sih kalian bingung mendengar pemberitaan di tivi. Si A bilang ini, si B bilang itu, dan pada akhirnya mereka saling menyerang. Gw yang masih polos ini :D kadang pusing sebenarnya yang benar siapa? apalagi kalau tidak mengikuti dari awal, ibarat film kalau tidak ditonton dari awal pasti bingung di pertengahan cerita. Continue reading “The Power of Mass Media”

Swimming (1)

Yeah, terlaksana juga keinginan untuk mulai berenang, setelah sempat hanya jadi wacana. Jadi sampai tadi pagi gw belum mendapatkan teman untuk diajak berenang bareng di senayan, alasannya pada sibuk dan ada acara. Bisa dimaklumi karena hari ini sabtu jadi semua orang pasti punya kegiatan untuk refreshing. Tapi untungnya ada teman yang akhirnya mau gw bujuk. Hehe..

Sebenarnya agak telat sih, rencananya jam 8 pagi mau ke senayan biar gak panas, tapi akhirnya kita berangkat jam 11. Sampai di senayan gw sempat bingung dimana letak kolamnya. Dengan modal malu bertanya sesat kemudian, kami akhirnya sampai di kolam senayan, dengan sebelumnya memanjat pagar. Kenapa? Jadi salah satu jalan ke kolam ditutup karena ada test drive mobil baru, daripada muter, mending manjat pagar aja. Continue reading “Swimming (1)”

No Problems, No Learning

Masih ingat kan iklan salah satu detergen ” gak kotor gak belajar”.

Sebenarnya ini sedikit curhat sih, sekalian sharing. Jadi dalam pekerjaan sekarang, gw dituntut untuk memiliki sense yang cukup tajam akan mesin yang gw develop. Jadi jika ada problem atau hambatan yang terjadi gw harus cepat tanggap untuk troubleshootingnya. Namun, untuk level gw sekarang bisa dibilang masih jauh dari cukup. *nangis di pojokan.

Pada awal-awal mulai kerja, seperti karyawan baru pada umumnya, gw cuma belajar dari dokumentasi-dokumentasi yang ada. Sesekali gw ikut senior untuk melihat cara kerja mereka dalam menangani masalah. Sekitar tiga bulan gw berada di posisi ini bisa dibilang gabut, membosankan, dan tentunya skill cuma itu-itu saja.  Continue reading “No Problems, No Learning”

Evil Beggar

Memberikan sedikit rejeki yang gw miliki ke pengemis di jalan merupakan hal yang sering gw lakukan. Niatnya sih untuk berbagi dengan sesama.  Target gw adalah pengemis di jembatan penyebrangan ke halte trans jakarta atau pengemis/pengamen di warung makan.

Namun kadang-kadang gw curiga dengan modus mereka. Sering gw lihat mereka memasang poker face atau make up yang membuat mereka terlihat seperti sangat menderita dan patut dikasihani. Dan yang parahnya adalah makin susah membedakan mana yang benar-benar pengemis dan yang palsu. Gw pikir, selama niat kita untuk berbagi, it’s ok, nanti urusan pengemisnya saja dengan Tuhan.

Satu yang membuat gw penasaran adalah, seorang ibu yang selalu menggendong bayi ketika mengemis di jembatan bendungan hilir. Selain bayi dia juga membawa seorang anak kecil yang umurnya kira-kira 3 tahun. Setiap gw lewat di di depan dia, gw selalu memperhatikan bayi yang digendongnya, selalu tidur pulas tanpa bergerak, sedangkan sang kakak tertidur di lantai jembatan. Awalnya sih gw pikir karena capek jadi dia terdidur. Tapi kalau tiap hari di jam yang berbeda dia selalu tidur, itu tidak wajar. Biasanya kan bayi pasti rewel, menangis karna lapar atau kepanasan. Beruntung sang kakak masih sering gw liat bermain dengan barang yang diberikan pejalan kaki yang lewat. Continue reading “Evil Beggar”

Swimming

Belakangan gw mulai risih melihat badan ini makin kurus saja. Gw memang kurus sebelum gw kerja. Setelah mulai kerja dengan waktu makan dan rutinitas yang terjadwal, gw berharap badan gw akan naik. Namun takdir berkata lain padahal makanan yang gw makan setidaknya lebih banyak dibanding ketika kuliah dulu (gak tau yah kalau ada gizinya) dan juga gw juga rajin ngemil kalau malam.

Apa ada yang salah dengan pola hidup?

Sepertinya iya. Olahraga!. Setelah konsultasi dengan kakak, dia menyarankan agar rutin berolahraga. Gw akui sih olahraga memang penting dalam metabolisme tubuh. Jadi [mungkin] sebanyak apa pun makanan yang kita makan kalau metabolisme tubuh kita tidak baik, maka hasilnya tidak akan maksimal.

Lanjut ke permasalahan berikutnya. Mencari olahraga yang tepat. Seperti biasa, gw ini orang yang lumayan rempong dalam memutuskan sesuatu. Untuk memilih sesuatu, gw harus studi litelatur dulu, manfaatnya apa dan tentunya berapa duit. Ditambah gw orang yang tidak mainstream, tapi praktis. Makin ribet kan. Continue reading “Swimming”

The fire of friendship

A man called Ali is in need of money and asks his boss to help him out. His boss sets him a challenge: if he can spend all night on the top of a mountain, he will receive a great reward; if he fails, he will have to work for free. The story continues:

When he left the shop, Ali noticed that an icy wind was blowing. He felt afraid and decided to ask his best friend, Aydi, if he thought he was mad to accept the wager.
After considering the matter for a moment, Aydi answered:
‘Don’t worry, I’ll help you. Tomorrow night, when you’re sitting on top of the mountain, look straight ahead.
‘I’ll be on the top of the mountain opposite, where I’ll keep a fire burning all night for you.

‘Look at the fire and think of our friendship; and that will keep you warm.
‘You’ll make it through the night, and afterwards, I’ll ask you for something in return.’

Ali won the wager, got the money, and went to his friend’s house.
‘You said you wanted some sort of payment in return.’

Aydi said, ‘Yes, but it isn’t money. Promise that if ever a cold wind blows through my life, you will light the fire of friendship for me.’

from Aleph – Paulo Coelho

Reunion

Today is ours.

Meet with old friends is always enjoyable moments. Moreover, we don’t see each other after very very long time. Yap, I feels that sensation when we did a little reunion at izzi pizza menteng.

Komang, Arie, Ro, Agung, Riana, and Me

It’s such a surprise, we have become an uncle and aunt. Our friends Riana bring her 5months daughter and her husband. Her daughter name is fayyas. I dont know what it is the meaning but she is so lovely. I tried to carry her and she likes me, I guess, because she always smile when she looks at me. hehe.

As a reunion must be, share the old moments, we talk much about our highschool. Talked about our silly attitude, when we cheating in final exam, late for attending the monday ceremony, about perverted teacher, killer teacher, and so on. Some facts also are finally unveiled. haha. Continue reading “Reunion”

Dies Natalis ITB Ke-54

 Selamat Ulang Tahun yang ke 54 buat almamater tercinta, kampus ganesha, Institut Teknologi Bandung. Semoga slogan “Selamat datang putra putri terbaik bangsa” juga dapat menghasilkan generasi terbaik penerus bangsa. Aminn..

2 Maret adalah salah satu tanggal penting dalam kalender protokol ITB. Hari ini merupakan peringatan hari jadi ITB dimana selalu diadakan sidang terbuka yang dihadiri oleh peting-petinggi di kampus ini dan juga tokoh-tokoh bangsa dan masyarakat. Biasanya sidang terbuka diadakan di Aula Barat ITB. Mungkin gw sebagian dari segelintir mahasiswa yang dekat dengan perayaan ini ? tanya kenapa? Continue reading “Dies Natalis ITB Ke-54”