Sundries of Trans Jakarta (6)

Hari ini ketika mau pulang ke kost, jam sudah menunjukkan pukul 10 malam tapi bus trans jakarta tetap aja penuh. Gw berangkat dari halte Sarinah bersama dua teman cewek. Setelah bus ketiga akhirnya kami bisa naik. Ketika gw melangkahkan kaki ke bus, tiba-tiba :

” Tolong yang laki-laki berdiri yah, yang cewek dikasih tempat duduk” teriak petugas busnya.

” Laki-laki emang pasti ‘berdiri’ kali mas”. Continue reading “Sundries of Trans Jakarta (6)”

Trip to University of Indonesia

Hari ini gw dan teman gw ke kampus UI Depok.  Bukan tanpa alasan gw random ke kampus kuning ini. Jadi hari ini ada jadwal jobfair yang diadakan mulai dari hari kamis yang lalu. Gw menemani teman gw sekalian jalan-jalan.

Kami berangkat dari stasiun cawang naik KRL. Bisa dibilang gw jarang banget naik moda transportasi ini, mungkin bisa dihitung dengan jari. Makanya setiap masuk ke stasiun gw pasti excited. haha. Dengan tiket seharga 8ribu rupiah, kami akhirnya tiba di stasiun Pondok Cina. Dari stasiun pocin, anak UI menyebutnya begitu, hanya butuh 5 menit untuk sampai di Balairung UI, tempat diadakannya acara.

Ternyata yang datang sudah lumayan banyak. Untuk masuk ke venue, harus bayar 30 ribu. Mahal!.. Setelah membeli tiket masuk, kami menuju gate untuk dicap agar bisa keluar masuk.

Jumlah company yang ikut berpartisipasi dalam acara ini tidak terlalu banyak. Mungkin kayak di ITB, kalau april yang ikut sedikit dibanding dengan bulan oktober. Tanpa basa basi teman gw langsung drop CV dimana-mana. Ternyata teman dia juga nitip. Oh iya gw sempat dapat CD OST film “Mimpi Setinggi Tanah” dari salah satu perusahaan. Gratis pastinya. hehe.. Continue reading “Trip to University of Indonesia”

Sundries of Trans Jakarta (5)

Di postingan serupa sebelumnya, gw cerita tentang petugas Trans Jakarta yang baru. Sekarang gw ada cerita lagi nih.

Jadi tadi habis meeting di daerah harmoni gw memutuskan untuk naik busway, instead of taxi. Bosan naik taxi :P *tajir. Lagian belum jam pulang juga, jadi masih kosong. Awal mulanya semua tentram terkendali, tidak ada keributan, sampai negara api menyerang.. #eh , sampai tiba di halte monas. Continue reading “Sundries of Trans Jakarta (5)”

SOS

Hey, this is the special gift for Indonesian K-Pop fan. I guess

A new girl band has born in Valentine day. They are called as S.O.S. It is kind of phenomenal because it just takes less than a day to get a public attention. In their youtube page, the viewer has reached 30.000. Their teaser video also make a ‘wow’, 40.000 only in a week.

A friend of mine posting a video on his facebook wall. Randomly click that and my eyes keep on it. Hey, they are cool and beautiful. Girls, I’ve become your fan! :P.

In a flash, I already have their MV in my phone.

The first debut performed a song “Drop It Low”. The genre is K-Pop with a dance like a pro. Really stunning. The video quality is great with perfect editing. I love the beat, very big difference with their predecessor. hehe..

Keep dancing, Girls!

Hwaiting!

Continue reading “SOS”

Inferno

Inferno is coming!

A new novel of Dan Brown was revealed. Dan Brown make an ‘quest’ to unveil his novel title. The quest is done by post it on twitter. Unfortunately, I am late. The quest has been done.

Inferno is the answer. As we know, Inferno  is the first part of Dante Alighieri’s 14th-century epic poem Divine Comedy. It is followed by Purgatorio and Paradiso. It talks about Dante journey to the hell.

Brown said, the novel will be released in May 2013. Can not wait for the new journey of imagination. As his previous novel, The Davinci Code, Angel and Demon, The Lost Symbol, the main character still Robert Langdon. Robert is a Harvard professor of symbology.

“Although I studied Dante’s ‘Inferno’ as a student, it wasn’t until recently, while researching in Florence, that I came to appreciate the enduring influence of Dante’s work on the modern world,” Brown said in a statement. “With this new novel, I am excited to take readers on a journey deep into this mysterious realm…a landscape of codes, symbols, and more than a few secret passageways.”

The setting of the novel is in Florence, Italy. It’s kinda nostalgia, I have traveled there, and took a picture of Dante statue. *thankful, i got this picture.

 

And this is the Duomo, very big cathedral. My cheap camera could not cover it all. Unfortunately, I can not enter to see the interior, even the baptist building, the queue was very long. So curious, what will happen in this Duomo in Inferno novel.  Continue reading “Inferno”

Imlek Sunday Mass

Today I celebrate Eucharist at Cathedral Church. Because of the late busway, I dont get a seat in church. I stand behind the pillar near the entrance door. I am not alone, there are few people stand beside me.

The decoration seems different than the other day, full of red color. And the participant also wear red dress. Oh yes, it is Imlek today. The choir is also accompanied by Chinese traditional instrument, kecapi maybe, I don’t know how to call it. It is quite awkward but I get used to it. Continue reading “Imlek Sunday Mass”

Run Siaware Run

Sounds familiar?

Beberapa minggu yang lalu, gw dapat undangan buat acara di Bandung, semacam reuni. Reuni ini diperuntukan buat alumni-alumni siaware, kalau pengen tahu lebih banyak tentang siaware, silahkan kunjungi web siaware.  Sebelum hari H, kita sudah diberi tahu mengenai konsep acara ini. Konsepnya mirip dengan acara korea Running Man.

Sebenanrnya gw belum konfirm ikut, tau-tau nama gw sudah ada di list peserta. Hmm.. Mungkin gak ada gw gak rame kali yah? haha. Sampai malam sebelum hari H gw belum memutuskan untuk ikut. Pertimbangannya adalah itu hari minggu, berarti bakalan macet dari dan ke bandung, dan pastinya butuh biaya :D. Mana besoknya harus masuk kerja, tapi pengen juga ketemu teman-teman apalagi acaranya sepertinya seru. DILEMA. Sampai akhirnya ada BBM maut masuk, ada yang nawarin tebengan ke bandung besok subuhnya. Langsung aja gw iyain. Thanks JePe.

Ternyata masih ada satu orang lagi yang ikut, Icha. Kami seangkatan si siaware 20, dan icha teman small group gw, sedangkan jepe teman sekamar. Kami janjian bertemu di bekasi barat jam 6am. Gw berangakat dari kost jam 5 lewat. Gw kira dekat ternyata jauh, naik taxinya mahal euy. Ternyata Jepe dan Icha rumahnya sekitar situ, pantas aja.

Singkat cerita berangkatlah kami ke bandung dengan mobil hijaunya Jepe. Hari itu sangat cerah. Perjanjian sebelum berangkat tidak boleh ada yang tidur. Haha.. Awal-awalnya sih masih cerita2, tapi ketika sudah 3/4 perjalanan, keadaan mulai sunyi, hanya ada suara ‘menguap’. :D. Continue reading “Run Siaware Run”