Nekat berbuah manis

Kali ini saya sangat nekat. Bahkan sangat nekat.

Waktu itu hari kamis, teman saya ngajakin untuk menghadiri presentasi sebuah universitas dari Taiwan. Namun sekali lagi saya berhalangan karena harus mengsistensi praktikum. Sebelumnya sudah ada dua presentasi sejenis namun karena masalah jadwal, saya tidak bisa menghadirinya.

Setelah mengsistensi, saya duduk-duduk membaca buku “Cara mendapatkan beasiswa” di selasar labtek sambil menunggu teman untuk rapat. Tiba-tiba seorang teman saya muncul.

” Nat, gak ikut presentasi ?”

” Gak, tadi gw asistensi. Bagus gak presentasinya? ”

” Bagus, si erick diterima tuh. Tadi dia wawancara ”

” Maksudnya? Td langsung ada sesi wawancara? ”

” Iya, tadi meraka langsung wawancara siapa aja yang berminat. Trus ada 4 orng yang diterima. ”

” Huaaa… seharusnya gw ikut ”

Akhirnya teman saya itu pergi karena harus kuliah. Tinggal saya seorng diri bengong sambil menyesal. Kemudia Erik muncul bersama Septebrina anak 06.

“Selamat yah, sudah diterima ”

” Ha.ha. kamu tadi kemana? ”

Continue reading “Nekat berbuah manis”

Homesick

I feel the feeling again.

“Homesick”

The last time i go to my hometown is a year ago. It’s the long time for me, because i always ‘mudik’ once in six month. I hate that feeling, torture me. I miss my mom, dad, and my sisters.

I am so stress right now because of my study and my duty in organization. Hmm.. I feel that i’m ‘alone’. Dont know how to organize my time. I have to do two job in a time. hmm..